Deprecated: Creation of dynamic property Newkarma_Core_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home/u945520211/domains/sin.co.id/public_html/sulteng/assets/plugins/newkarma-core/lib/breadcrumbs.php on line 87
oleh

Temukan Potensi Konflik Kerukunan? Ayo Laporkan ke EWS SI-Rukun

SULTENG.SIN.CO.ID – Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan setiap potensi gangguan kerukunan di wilayahnya. Langkah preventif ini kini makin mudah dengan hadirnya aplikasi Early Warning System (EWS) SI-Rukun yang dirancang sebagai sistem deteksi dini konflik berdimensi keagamaan berbasis kolaborasi warga.

Kepala PKUB Kementerian Agama, M. Adib Abdushomad, mengimbau warga agar tidak ragu bergerak cepat jika menemukan percikan atau potensi masalah di lingkungan sekitar.

Baca Juga  Sekjen Gerindra Ajak Partai Lain Dukung Prabowo: Kita Harus Bersama Membangun Indonesia

“Sistem EWS SI-Rukun dirancang agar potensi persoalan dapat dikenali dan ditindaklanjuti sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih luas. Jika menemukan potensi konflik, masyarakat dapat langsung menyampaikan laporan melalui penyuluh lintas agama atau penghulu yang bertugas sebagai inputer,” tegas Adib saat menjadi narasumber dalam program siaran TVRI Jendela Negeri bertajuk “Ketika Perbedaan Menyatukan”, Kamis (29/10/2026).

Adib menjelaskan, partisipasi aktif warga akan langsung direspons secara berjenjang. Data laporan yang masuk ke aplikasi EWS SI-Rukun segera ditindaklanjuti oleh Kantor Kemenag Kabupaten/Kota setempat. Jika persoalan membutuhkan penanganan lebih rinci, prosesnya dapat dieskalasi hingga ke tingkat pusat.

Baca Juga  Pemkot Palu Apresiasi Centratama Group Hadirkan Digital Library di SMPN 6

Langkah ini mempertegas bahwa menjaga kedamaian dan kerukunan bukan semata-mata tugas pemerintah, melainkan kerja bersama seluruh elemen bangsa. Apalagi di tengah maraknya hoaks dan isu intoleransi, masyarakat dituntut mewujudkan komitmen persatuan melalui tindakan nyata.

“Mencintai itu pasti diuji. Kalau kita cinta pada NKRI, juga akan diuji, salah satunya oleh pihak yang masih mempertanyakan Bhinneka Tunggal Ika. Toleransi tidak cukup sekadar membiarkan perbedaan, tetapi harus diakui dan dihargai sebagai sumber kekuatan,” ujarnya bertepatan dengan momentum Sumpah Pemuda.

Baca Juga  Selvi Ananda Kunjungi Sulteng, Ketua TP-PKK dan Wagub Dampingi Rangkaian Agenda

Kemenag memastikan seluruh laporan masyarakat yang masuk melalui jejaring EWS SI-Rukun ditangani secara akuntabel, cepat, dan tepat demi menjaga kehidupan beragama yang harmonis di seluruh pelosok Indonesia.(***)

News Feed